Kelima tersangka pelaku pembunuhan keji Aqila (Sourrce : akun X @JhonSitorus_18)



PIKIRAN PUBLIK - Peristiwa mengenaskan yang terjadi pada Aqilatunnisa Prisca Herlan, bocah berusia 4 tahun yang ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi wajah biru dan terlakban, terus diselidiki oleh pihak berwajib pada (21/9). 


Telah ditangkap tersangka yang menjadi pelaku dibalik meninggalnya bocah berusia 4 tahun, sebanyak 5 orang tersangka, 3 perempuan dan 2 laki-laki. Dua pelaku ditangkap pada siang hari dan 3 tersangka lainnya ditangkap pada malam hari. Dikabarkan bahwa salah satu diantaranya merupakan guru les korban. 
Dalam video yang beredar di media sosial berdurasi 1.30, terdapat seorang tersangka, Emi
(wanita) yang sedang ditanyai oleh pihak berwajib, ia mengatakan bahwa gigi korban
“rontok” karena diduduki oleh pelaku dan pelaku juga melakban wajah korban.
Dalam video tersebut juga terdapat salah seorang dari pihak berwajib, mengatakan “katanya lu nyuruh bakar, lu. Lu kan yang nyuruh bakar mayatnya?” Namun perempuan dalam video hanya terlihat menunduk dan tidak mau berbicara.  


Menurut informasi yang beredar, terdapat dua orang sebagai OTAK utama, yaitu RH dan SA yang sakit hati karena ditagih hutang sebesar Rp150.000.000,- oleh ibu korban, dimana ibu korban memiliki pekerjaan sebagai penjual barang dengan sistem kredit. Tersangka yang menghabisi nyawa Aqila adalah Emi, yang dijanjikan uang senilai Rp50.000.000,- sebagai “bayaran”. 


Aqila diculik oleh 3 tersangka, yaitu Emi, Rahmi, dan Saenah di rumah Aqila, dimana pada
saat itu posisi rumah sedang terkunci dan ibu Aqila sedang meninggalkannya selama
kurang lebih 10 menit. Untuk meminimalisasikan kecurigaan tetangga dan teriakan Aqila, mulut Aqila dilakban. 
Nyawa dari bocah 4 tahun ini, dihabisi dalam salah satu gudang di sebuah rumah kontrakan. Dengan kondisi sebagian wajah dan mulut yang terlakban, kepala Aqila diduduki dan diinjak, punggungnya di dipukul menggunakan shockbreaker motor sampai TIDAK BERNYAWA.


Tersangka laki-laki, Ujang dan Yayan membawa mayat Aqila dengan motor Honda Beat dan membuang jenazah Aqila di Jembatan Cihara. Setelah melakukan hal tersebut, mereka

diberi upah masing-masing Rp100.000,- 


Diketahui juga bahwa sebulan sebelum Aqila diculik dan dibunuh, keluarga korban telah mendapatkan ANCAMAN via chat WA yang bertuliskan “Aqila akan DICULIK dan
orangtuanya akan DILUKAI.” Ancaman ini telah dilaporkan oleh pihak keluarga,
namun pihak berwajib tidak menggubris laporan tersebut. 

Kiranya para pelaku diadili dan dihukum seadil-adilnya. Rest In Peace, Aqila.